Menurut Dosen saya, Didit Sensei, Industry Pariwisata itu ketek-ketekan sama industri transportasi dan telekomunikasi, sampe-sampe mereka bikin geng, 3T. Beliau bilang kombinasi ini sangat sophisticated melebihi kombinasi nasi padang sebelah rumahnya.
berikut materi yang beliau tebarkan dikelas, yang telah saya poles sedikit.
Happy reading !
-Fidya-
Faktanya....
TRANSPORTASI
• Boeing 747, double decker ke triple decker
• Kemampuan membawa penumpang sebanyak 900-1000 orang
• Dengan kecepatan tinggi sehingga jarak New York-Biak ditempuh dalam waktu 3 jam
• Pada tahun 2010 orang Amerika dengan mudah dapat bermalam minggu di Bali.
TELEKOMUNIKASI
• Tahun 2010 teknologi komputer digital dapat diakses ke rumah-rumah, kantor-kantor dan bahkan pesantren-pesantren yang jauh di desa-desa.
• Muncul One Touch System.
• Adanya telekomunikasi melalui satelit, akan terjadi paperless.
• Direct communication melalui satelit makin berkembang, semua aktivitas di dunia dapat diakses sesegera mungkin, informasi semakin mudah diperoleh melalui internet.
TOURISM
• Kemajuan dua T membuat “Mass Tourism”, pesawat dapat mengangkut 900-1000 orang.
• Wisatawan global meningkat menjadi 1.018 juta orang pada tahun 2010
• Akan dibangun paling sedikit 8 bandara bertaraf internasional, Juanda, Makasar, Manado, Sepinggan, Polonia, Kataping, Biak, Ngurah Ray
• Sistem pelayanan imigrasi dan bea cukai yang lebih profesional
• Biro Perjalanan dan Pemandu wisata yang profesional
• Pelayanan industri perhotelan dan restoran yang berkualitas
• Pelayanan pusat-pusat perbelanjaan dan toko-toko cinderamata yang menarik.
• SDM dan sistem pendidikan pariwisata yang profesional.
• Kebijakan pariwisata secara terpadu untuk dapat menciptakan kerjasama yang efektif dengan departemen-departemen terkait.
Fakta-fakta diataslah yang membuat topik ini menarik, kenyataan bahwa (memang) industri jasa merupakan alternatif brilian dalam hal kapitalisasi. tidak terkecuali industry pariwisata yang mau gak mau memang cendrung dikategorikan sebagai salah satu industri jasa.
yuk mari kita bahas tentang pariwisata itu sendiri dengan lebih dalam, sebelum kita kaitkan dengan Jepang. :)
• Pada hakikatnya berwisata adalah suatu proses sementara dari seseorang atau lebih menuju tempat lain di luar tempat tinggalnya. Dorongan kepergiannya adalah karena berbagai kepentingan, baik karena kepentingan ekonomi, sosial, kebudayaan, politik, agama, kesehatan maupun kepentingan lainnya.
Motivasi Wisatawan
| Kelompok Motivasi | Jumlah (%) |
| Kebutuhan Fisiologis | 27 |
| Kebutuhan Keamanan | 4 |
| Kebutuhan Sosial | 33 |
| Kebutuhan Prestise | 1 |
| Aktualisasi Diri | 35 |
• Phisical or Physiological Motivation (motivasi yang bersifat fisik), antara lain untuk relaksasi, kesehatan, kenyamanan, berpartisipasi dalam kegiatan olah raga, bersantai, dan sebagainya.
• Cultural motivation ( motivasi budaya), yaitu keinginan untuk mengetahui budaya, adat, tradisi dan kesenian daerah lain, termasuk juga ketertarikan akan berbagai objek tinggalan budaya (monumen bersejarah)
• Social motivation atau interpersonal motivation (motivasi yang bersifat sosial), seperti mengunjungi teman dan keluarga, menemui mitra kerja, melakukan hal-hal yang dianggap mendatangkan gengsi (nilai prestise), melakukan ziarah dll.
• Fantasy motivation (motivasi karena fantasi), yaitu adanya fantasi bahwa di daerah lain seseorang akan bisa lepas dari rutinitas keseharian yang menjemukan, dan dapat memberikan kepuasan psikologis
Wisatawan Global
• Menurut John Naisbitt, pada abad ke-21 nanti pariwisata akan menjadi Globalization of The world Largest Industry dengan jumlah kunjungan wisatawan global sebanyak 1.004 juta orang di tahun 2010 dengan jumlah perolehan devisa sebesar US$ 3,4 triliun.
• Di tahun 2010 investasi sektor pariwisata akan mencapai kira-kira 10,7% dari jumlah permodalan dunia. Investasi ini dapat menyedot SDM pariwisata sebanyak 204 juta orang, berarti 1 dari 9 orang akan bekerja di sektor pariwisata.
• Dalam periode tahun 1995-2005, kesempatan kerja sektor pariwisata akan menjadi 144 juta orang dan 112 juta orang diantaranya akan bekerja di kawasan Asia-Pasifik
• Hari libur yang semakin panjang
• Tabungan masyarakat yang semakin besar
• Ukuran keluarga yang semakin kecil
• Tingkat kesehatan yang semakin baik
• Adanya kemudahan memperoleh informasi dan tingkat pendidikan masyarakat yang semakin tinggi.
• INDUSTRI PARIWISATA
• Industri penerbangan
• Industri perhotelan
• Industri hiburan
• Definisi Industri Pariwisata
Berdasarkan UU No.9 Tahun 1990 tentang kepariwisataan disebut dalam pasal 1 (5):
Usaha pariwisata adalah kegiatan yang bertujuan menyelenggarakan jasa pariwisata atau menyediakan atau mengusahakan objek dan daya tarik wisata, usaha barang pariwisata, dan usaha yang terkait di bidang tersebut
JENIS USAHA PARIWISATA
• AKOMODASI : hotel dll
• TRANSPORTASI
• JASA PERJALANAN : biro perjalanan
• JASA MAKANAN : restoran
• FASILITAS REKREASI : taman
• BUDAYA/HIBURAN : museum, kebun binatang dll.
• PENGECER: : toko cinderamata
WISATAWAN
• Wisatawan (Tourist)
Pengunjung sementara yang tinggal di suatu kota atau negara lebih dari 24 jam. Motivasi kunjungannya dapat digolongkan untuk:
- Liburan (rekreasi, kesehatan, studi, agama atau olahraga)
- Bisnis
- Keluarga
- Seminar atau konferensi
• Excursionist (pelancong)
pengunjung sementara yang melakukan perjalanan kurang dari 24 jam di daerah tujuan kunjungannya dan tidak menginap, termasuk penumpang kapal pesiar
Destinasi Pariwisata
Perencanaan, pengembangan, dan pemasaran suatu destinasi memerlukan kerjasama yang erat dari pejabat pemerintah, perencana fisik, arsitek, analis finansial dan investor, juga bisa memerlukan bantuan dari pakar ekonomi, sosiologi, purbakala, dan banyak profesional lainnya
ATRAKSI DAN CIRI-CIRI DESTINASI
1. Sumber daya alam, seperti iklim, pantai hutan
2. Sumber daya budaya, seperti tempat bersejarah, museum, teater dan masyarakat lokal
3. Fasilitas rekreasi, seperti taman hiburan
4. Event , seperti festival, upacara adat
5. Aktivitas spesifik, seperti Genting Highland di Malaysia, berbelanja di Singapura
6. Daya tarik psikologis, seperti romantik, petualangan, keterpencilan.
TUJUAN DAN SASARAN PENGEMBANGAN PARIWISATA
SASARAN INTERNASIONAL:
- Penerimaan devisa
- Membuka kesempatan kerja
- Pendapatan nasional meningkat
- Hubungan diplomatik dengan negara
lain terbina baik
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA
• Keamanan negara
• Pencegahan penyelundupan
• Perlindungan lingkungan
• Preservasi sumber daya budaya
TIGA BIDANG PARIWISATA
• Perencanaan pariwisata
• Pemasaran pariwisata
• Pengelolaan pariwisata
AKTIVITAS PARIWISATA
• Menghasilkan devisa
• Sering menyebabkan dampak besar pada lingkungan dan pada cara hidup masyarakat setempat
• Sistem Pariwisata
• Atraksi Wisata
• Promosi dan pemasaran
• Pasar Wisata (masyarakat pengirim wisatawan)
• Transportasi
• Masyarakat penerimaan wisatawan yang menyediakan akomodasi dan pelayanan jasa pendukung wisata
ASET PARIWISATA
• Alam (fisik alam, flora-fauna)
• POTENSI KEBUDAYAAN
• HERITAGE TOURISM: semua wujudnya berupa artefa
SYARAT-SYARAT ATRAKSI WISATA YANG BAIK
1. Kegiatan dan objek yang merupakan atraksi itu sendiri harus dalam keadaan yang baik
2. Penyajiannya harus tepat
3. Atraksi wisata merupakan bagian dari suatu perjalanan, jadi memiliki keterkaitan dengan akomodasi, transportasi, promosi serta pemasaran
4. Keadaan di tempat atraksi harus dapat menahan wisatawan cukup lama
5. Kesan yang diperoleh wisatawan waktu menyaksikan atraksi wisata harus diusahakan supaya bertahan selama mungkin
HOTEL
Hotel berasal dari kata hostel, konon diambil dari bahasa Perancis kuno. Bangunan publik ini sudah disebut-sebut sejak akhir abad ke-17. Maknanya kira-kira, "tempat penampungan buat pendatang" atau bisa juga "bangunan penyedia pondokan dan makanan untuk umum". Jadi, pada mulanya hotel memang diciptakan untuk meladeni masyarakat.
• Hotel adalah bangunan atau kompleks bangunan
• Hotel adalah tempat tinggal sementara
• Jasa hotel disediakan untuk umum
• Jasa di hotel diberikan secara komersial
JASA PERHOTELAN
• Tempat untuk beristirahat dan kamar tidur
• Tempat atau ruang untuk makan atau minum: restoran, bar, dan coffeeshop
• Toilet dan kamar mandi
• Pelayanan untuk memenuhi segala macam kebutuhan lain dari para tamu
SDM YANG DIBUTUHKAN
• TATA GRAHA (HOUSEKEEPING)
• TEKNIK (TECHNICAL DEPARTMENT)
• WAITER
• BARTENDER
• CHIEFCOOK
• TATA BOGA (FOOD&BEVERAGE)
SYARAT-SYARAT HOTEL YANG BAIK
• Syarat-syarat fasilitas:
1. bentuk
2. fungsi
3. lokasi
Syarat Lokasi
1. Syarat lingkungan.
2. Persyaratan sentralitas
3. Persyaratan aksesibilitas
HOTEL KHUSUS
• MOTEL: penginapan yang sering dimanfaatkan oleh orang yang berpergian dengan menggunakan kendaraan bermotor. Letaknya di tepi jalan atau berdekatan dengan jalan raya antarkota
• Youth Hostel: akomodasi yang disediakan untuk wisatawan remaja. Youth hostel termasuk akomodasi wisata sosial.
• Hotel Garni: sekelas losmen
• Hotel Pension: berukuran kecil, biasanya digunakan untuk tamu yang mempunyai keperluan kerja selama kurang lebih 1 bulan
• Hotel Konferensi: yang dikhususkan untuk keperluan seminar, konfrensi, rapat dll
AKOMODASI NON HOTEL
• DESA WISATA: berada di tepi pantai, di gunung atau di pulau, tempat-tempat yang memberikan kemungkinan untuk rekreasi, mengadakan olahraga dan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan alam. Karena desa wisata itu sedikit banyak merupakan masyarakat tertutup, maka hubungan dengan dunia luar juga boleh dikatakan terputus. Tempatnya sering terpencil dari masyarakat di sekitarnya
• WISMA PERISTIRAHATAN
• Bangunannya biasanya lebih sederhana, sering berupa rumah besar biasa.
• Fasilitas dan pelayanannya lebih sederhana, sehingga kenyamanannya juga tidak seperti di hotel.
Non-profit
PONDOK LIBURAN
• PONDOK LIBURAN: semacam wisma peristirahatan, akan tetapi khusus untuk anak sekolah pada masa liburan. Pondok liburan semacam ini tujuannya bersifat pendidikan dan dimaksud untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak sekolah untuk berekreasi dan mengisi liburannya denga kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
• HOMESTAY :Wisatawan akan menghadapi fasilitas dan pelayanan seperti yang biasa terdapat di dalam kebudayaan setempat. Ini merupakan salah satu daya tarik homestay.
• BUNGALO: rumah peristirahatan untuk keperluan sendiri. Bungalo berada di lokasi yang telah memiliki daerah wisata maupun yang belum
• PERKEMAHAN: orang yang berkemah biasanya memasak sendiri dan membawa peralatannya sendiri untuk keperluan memasak, makan tidur, mandi dll
• Tempat Karavan: semacam pondok kecil dilengkapi dengan keperluan rumah tangga seperti dapur, tempat tidur dll. Pondok karavan ini beroda dan dapat dikaitkan pada mobil dan ditarik ke mana saja
• Rumah Perahu: fasilitas akomodasi yang berada di atas air.
Biasakan masukan sumber fid :)
ReplyDeletethanks for the advice ses, itu udah aku tulis sumbernya dari dosenku, but i dont have idea where he got that. :d
ReplyDeleteHi, ada baiknya saya mengucapkan terima kasiiih atas beberapa masukan info GEO-PAR ini.. lumayan buat bahan uts didit sensei juga nih. THAAANKS! hehe
ReplyDeleteYou're welcome Rahma Yahya :)
ReplyDelete