Tuesday, August 16, 2011

NOH


1.               HISTORY
Noh berasal dari sarugaku (猿楽(さるがく)) yaitu gabungan dari hiburan popular sangaku dan gagaku di Nara selama periode Heian (794-1185) yang didirikan oleh Zeami, salah satu tokoh sejarah paling penting dalam teater Jepang. Sangaku yang diimpor ke Jepang dari China ini merupakan kombinasi dari pantomim, acrobat dan sihir. Sementara gagaku cendrung mengusung musik dan tari yang dipersembahkan untuk para bangsawan dan istana kekaisaran di festival dan upacara.
Pada paruh kedua periode Kamakura (1185-1333) dan bagian awal periode Muromachi (1336 -1573), putra Zeami, Kanami, mewarisi noh dari ayahnya dan menyempurnakannya melalui mengembangkan gagasan tentang Yugen atau "keindahan misterius", noh juga berada di bawah pengaruh dari beberapa seni popular seperti Heike Monogatari  dan Konjaku Monogatari serta Buddhisme Zen. Lama-kelamaan Noh dianggap sebagai tarian ritual. Perubahan tersebut membuat Noh menjadi hal yang esensial bagi kepemerintahan sehigga Noh-pun berada di bawah perlindungan para bangsawan shogun (shogunate),
Setelah jatuhnya Keshogunan Tokugawa, noh juga berada di posisi krisis pada periode Meiji (1868-1912). Lahirnya pemerintahan baru dan sistem industri di Jepang serta pengembalian hiburan bagi warga biasa, Noh pun megalami banyak transformasi hingga saat ini.  Melalui segala transformasi tersebut, saat ini Noh dapat dibagi menjadi berbagai macam kategori;
1)       Mugen nō (夢幻能) merupakan noh dengan cerita yang terjadi pada saat ini menyangkut kehidupan sehari-hari.
2)      Genzai nō (現在能) memiliki tokoh-tokoh yang lebih rumit dan melibatkan dunia mimpi.
3)      Geki nō (劇能) memainkan drama didasarkan aksi plot dan narasi.
4)      Furyū nō (風流能) focus pada kualitas estetika tarian.

2.      ROLES
Karakter yang terdapat di pertunjukan Noh antara lain;  Dewa (神物(かみもの)), hantu prajurit (修羅物(しゅらもの)), peran wanita(女物(おんなもの)),  orag gila (狂乱物(きょうらんもの)), hantu(怨霊物(おんりょうもの)), karakter hayalan (切り能(のう)), setan (鬼物(おにもの)) , dan lain-(-)lain. Pertunjukan Noh diperankan oleh tim pentas Noh, yaitu;
a)      Shite (仕手(して)). merupakan pemeran utama Noh. Shite dibantu oleh Peran pembantu utama yang disebut shitetsure (仕手連れ).
b)      Waki (脇) merupakan pemeran  yang penting setelah shite, berperan sebagai karakter yang menghidupkan cerita Noh. Waki dibantu oleh wakitsure (脇連れ).
c)      Kōken (後見) adalah pegurus panggung yang membantu para pemeran ketika tampil, paling tidak harus ada tiga orang.
d)      Jiutai (地謡) sebutan khusus untuk paduan suara yang menghidupkan tampilan Noh, biasanya di mainkan oleh delapan orang.
e)      Hayashi (囃子) merupakan pemain instrumental yang mengiringi penampilan Noh. Ada empat Instrument cirri khas Jepag yang dimainkan dalam Noh yaitu, fue (笛 ), ōtsuzumi (大鼓), kotsuzumi (小鼓), dan kotsuzumi (小鼓) 
3.      STAGE
Panggung noh dibangun dari hinoki (cemara Jepang). Di bagian belakang panggung adalah Kagami-ita (panel belakang, biasanya menampilkan sebuah pohon pinus dicat) Di bagian depan panggung adalah kizahashi (tangga dekoratif). sisi kiri panggung adalah hashigakari (bridgeway) dan bagian belakang hashigakari adalah agemaku (tirai) yang menandai pintu masuk ke area belakang panggung. Diperkirakan bahwa konstruksi ini tahap standar saat didirikan sebelum masa pemerintahan dari Oda Nobunaga Shogun terkenal (sekitar 1550). Bagian utara panggung, terletak kuil Nishi Honganji  Kyoto. Kostruksi panggung tertua dibuat oleh Toyotomi Hideyoshi.
Tahap noh lengkap terdiri dari-hon butai (area bermain utama), hashigakari (bridgeway), ato-za bermain (tempat duduk bagian untuk musisi dan petugas panggung) dan jiutai-za (bagian tempat duduk untuk paduan suara). utama area 5.4m tiap sisi.

4.      MASK
Awalnya ada sekitar 60 jenis dasar topeng noh, sekarang ada lebih dari 200 jenis berbeda yang digunakan. Tepeng noh dibagi menjadi enam tipe , yaitu topeng orang tua( 翁面(おきなめん)), topeg orang dewasa (尉面(いめん)), topeng wanita(女面(おんなめん)), topeng laki-(-)laki(男面(おとこめん)), topeng karakter hayalan (Kishin), topeng hantu dan arwah (Onryō).
 Menutup wajah dengan topeng sama fungsinya seperti memakai make up. Namun, artis noh merasa bahwa topeng noh memiliki kekuatan rohaiah yang melekat di dalamnya. Dengan mempertimbangkan pertunjukan tertentu, pemain noh berhati-hati dalam memilih topeng noh. Orang yang menentukan topeng disebut omote. Dalam kebanyakan kasus, topeng yang tepat susah ditentukan. Pada akhirnya, shite-lah yang membuat keputusan akhir untuk memilih masker yang sesuai.
Karena sering sulit untuk mengatakan perasaan yang sebenarnya dinyatakan dalam topeng noh, dikatakan harus dibuat dengan ekspresi "netral". Para pengukir topeng mencoba untuk menanamkan berbagai emosi di masker, selanjutnya terserah pelaku bagaimana mengilhami emosi topeng. Salah satu teknik yang digunakan dalam tugas ini adalah untuk sedikit memiringkan topeng keatas (terasu) untuk memberi kesan ceria atau kebawah (kumorasu) kesan sedih.
Pada kenyataannya, topeng noh tidak sepenuhnya menutup wajah pemain noh saat itu sedang dipakai. Bahkan, diperkirakan baik jika beberapa bagian dari dagu dan / atau rahang terlihat.
Tidak semua pemain utama di panggung memakai masker di noh. Ada beberapa peran yang menggunakan make-up mencolok. Hal ini dilakukan agar peonton bisa membedakan antara peran satu dan lainya. Pemeran yag memakai make-up disebut hetamen.

5.      DANCE
Tarian dan instrument merupakan bentuk komperhensif dari seni Noh. Tarian di dalam noh berbeda dengan tarian biasa. Secara etimologi, tarian umumnya disebut “odori” (踊り), namun dalam Noh tarian disebut “ mai” (舞), yaitu tarian utuk tuhan. Mai menjadi fondasi yang kuat dalam kesatuan Noh, mempunyai arti yang dalam. Terkadang karakter dasar dalam peran dapat terlihat dari mai.

No comments:

Post a Comment